Get In Touch
Jakarta Selatan, Indonesia
info@kreasidigitalpro.com
WhatsApp: +6289520549082
Back

Perubahan

“Tidak ada yang tetap selain perubahan”

Kemarin, seorang teman membuat sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan. Dia menyatakan ingin berubah dan melakukan banyak perubahan dengan hidupnya secara blak-blakan dan mungkin sangat berbeda dengan sebelumnya 180 derajat. Hal yang mengejutkan adalah karena hal tersebut menurutku bukan hal yang baik untuknya, namun dia bersikeras dan gak perduli dengan semua saran ataupun komentarku yang berusaha mencegahnya.

Well, setiap orang memang memiliki kendali atas kehidupannya sendiri, terlepas dari benar atau salahnya persepsi orang lain atasnya. Setiap orang berhak untuk melakukan apapun yang diinginkannya, tak perduli apapun konsekuensinya baik atau buruk, termasuk bila hal tersebut membawa konflik atau selisih terkait dengan hal sama yang dilakukan orang lainnya, dan tentu kemungkinan itu selalu ada, karena kita gak hidup sendiri di dunia ini, bahkan didalam hutan terpencil sekalipun, pastinya akan bersinggungan dengan alam sekitar juga dan membawa dampak tertentu.

Kalau kamu males baca, kamu bisa dengerin audio monolog dari tulisan ini disini.

Ada yang bilang pikiran kita seperti magnet, yang menarik hal-hal terkait ke sekitar kita, ke dalam diri kita ataupun membuat kesadaran kita melakukan hal tertentu yang berkaitan. Ada juga sebuah eksperimen yang dilakukan oleh seorang berkebangsaan jepang bernama Masaru Emoto terkait mengenai perkataan-perkataan positif dan negatif yang menurutnya dapat menghasilkan sebuah getaran yang mempengaruhi dan merubah struktur materi tertentu, sehingga banyak orang yang kemudian meyakini bahwasanya perkataan, emosi dan pikiran positif ataupun negatif sangat berpengaruh dengan banyak hal dalam kehidupan dan dapat membuatnya menjadi lebih baik atau sebaliknya.

Terlepas dari pendapat tersebut diatas, menurutku yang terutama dari sebuah niatan dan pernyataan tentunya adalah tindakan atau perbuatan terkait setelahnya. Sebuah perkataan atau niatan hanya akan berhenti menjadi sebuah quotes atau kutipan yang bisa ditempel dimanapun, tapi gak ada dampak perubahan apapun yang terjadi kemudian tanpa perbuatan atau tindakan yang terus menerus berproses dalam sebuah upaya mewujudkannya. Dan dalam kenyataannya banyak orang yang gagal melakukannya, ataupun hanya sekedar menjalani sebuah proses dan menganggapnya sudah sampai tujuan. Jarang sekali mereka yang memiliki visi lebih luas dan memandangnya lebih bijak, bahwa keberhasilan bukan hanya bertumpu pada tujuannya, tapi juga menghargai setiap proses dan siklus yang bertumbuh.

Semua orang pastinya ingin berubah menjadi lebih baik, walau persepsi mengenai perubahan yang baik itu tentunya selalu berbeda-beda sudut pandang serta kedalamannya. Dan umumnya setiap niat perubahan itu diawali berdasarkan kenyataan dan kemungkinan yang akan dihadapi kelak. Aku ingin menjadi kaya karena sekarang masih miskin, aku ingin menjadi ganteng karena sekarang masih jelek, aku ingin menjadi pintar karena sekarang masih bodoh, dan sebagainya. Sangat jarang dan langka sekali orang yang tak ingin berubah dan sudah merasa cukup dengan dirinya dan apa yang dimilikinya saat ini. Dan kebanyakan orang memandang kenyataan yang ada selalu dengan perbandingan yang diatasnya, bukan sebaliknya, melihat bahwa masih banyak yang jauh lebih buruk kenyataan hidupnya. Begitulah mayoritas orang saat ini.

Pandangan dan pemahaman setiap orang untuk perubahan yang dibutuhkan dan akan dijalaninya juga sangat berbeda, kembali pada situasi dan kondisi yang tengah dijalaninya. Ngga semua lantas memutuskan harus berubah secara total dan menyeluruh. Dan segenap konsekuensi yang diterima saat memutuskan untuk menjalani hal tersebut juga ternyata ngga semua orang memiliki pertimbangan baik dan buruk, benar dan salah yang lebih bijaksana setiap waktu. Banyak faktor yang mempengaruhi tentunya, seperti faktor lingkungan terdekat, keluarga dan pertemanan, faktor psikis atau kesehatan mental, dan lantas hal-hal mendasar terkait bagaimana seseorang tumbuh besar dan menjadi dewasa, sosial, religi, dan juga kebiasaan-kebiasaan juga sangat berperan dalam pertimbangannya.

Aku cuma punya sedikit kata-kata untuk sebuah niatan dan perubahan, kebetulan disaat yang sama aku juga tengah berupaya menjalani sebuah proses demi perubahan yang kuharapkan menjadi lebih baik. Mengambil dari sebuah kutipan yang melintas disebuah linimasa sosial media yang berjudul tantangan perubahan 90 hari…hehehe, menghilang dan fokus untuk 90 hari kedepan dan menjalani proses demi proses dari hal-hal terkecil yang terus menerus disadari, dianalisa dan dilakukan secara berulang dengan lebih baik dan efektif untuk membangun kebiasaan-kebiasaan baru yang tentunya akan berdampak kemudian pada banyak hal dalam kehidupan secara menyeluruh. Kata-kata yang terlintas dibenakku untuk hal tersebut adalah Kesadaran Diri (awareness) yang bagiku sangat berkaitan dengan Hati Nurani atau Kata Hati, dengarkan selalu setiap teguran, bisikan dan keyakinan dalam diri dan benak, lalu Perbaikan Ikhtiar atau Niat, pahami dengan mendalam alasan dan tujuan menetapkan niat tersebut dengan jelas. Kedua kata tersebut menjadi penyerta yang selalu mendampingi dan memandu setiap upaya berupa tindakan dan perbuatan yang dilakukan secara konsisten. Mungkin dalam hal ini gak ada persepsi mengenai baik atau buruk, benar atau salah, karena hal itu menurutku kembali pada diri pribadi masing-masing orang. Dan aku yakin setiap orang tentu juga memiliki penyaring dalam dirinya berupa kesadaran atau hati nuraninya masing-masing.

Selamat menjalani proses, semoga yang terbaik selalu dan sesuai harapan masing-masing. Tak perlu ada penyesalan jika memang itu sebuah proses yang harus dijalani dan sudah ditetapkan sejak awal dipilih, terlepas dari ketidaksadaran dan keterbatasan kita akan banyak hal didunia ini.. enjoy aja, for better or worse, til’ the end of times, karena waktu gak pernah menanti apakah kita siap atau ngga.

Yok
Yok
https://kreasidigitalpro.com

Situs web ini menyimpan cookie di komputer Anda. Cookie Policy

Preloader image